Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Manusia dan Hidup


Manusia dan Hidup




Pernah gak sih berfikir untuk apa kita hidup? Apakah Tuhan menciptakan sesuatu tanpa ada manfaatnya? Masih baik tiada manfaat namun tidak menyusahkan, lalu bagaimana jika tiada manfaat dan selalu menyusahkan orang lain? Hidup bagaikan tak berarti! Lalu kita merasa putus asa, terkucilkan, tak dianggap, terpinggirkan, bahkan merasa tak ingin hidup.
Memang dalam ajaran agama manapun mengajarkan untuk selalu melihat kebawah agar kita tetap bersyukur. Tak jarang juga kita mendengar nasihat untuk selalu bersabar dan berusaha karena roda kehidupan pasti berputar, tinggal menunggu waktunya saja. Tapi apakah kita sadar banyak orang diluar sana yang tanpa berusaha pun sudah dapat merasakan hidup enak, mewah, dan bisa mendapat apapun yang dimaunya. Hidupnya sempurna! Sementara di belahan tempat lainnya banyak orang yang untuk mendapat sesuap nasi saja harus mengorbankan harga diri. Tak peduli seberapa besar cemoohan yang ia terima, tak peduli orang menganggap ia seperti apa, tak peduli bagaimana cara orang memandangnya, tak peduli seperti apa penampilannya, tak peduli seberapa banyak orang mengenalnya bahkan untuk bertegur sapa pun tidak. Ia hanya peduli dengan nasib dirinya yang berjuang untuk mendapat sesuap nasi dan sisa tenaga untuk bertahan hidup esok hari.


Kita tentu merasa malu dengan fisik kita jika dibandingkan dengan mereka yang terlihat sempurna. Memiliki postur tubuh ideal dan tinggi semampai, wajah rupawan, kulit mulus, hidung mancung, mata indah, bibir, gigi, telinga, kaki, tangan, semua lengkap dan sesuai keinginan. Tanpa cacat sedikitpun. Betapa bahagianya orang seperti itu, idaman setiap orang. Tapi lebih malu lah dengan orang yang memiliki kekurangan fisik namun mereka tidak pernah mengeluh dan selalu bersyukur dengan berusaha melakukan apa yang mereka bisa. Bahkan melebihi manusia normal. Sungguh dibalik kekurangan pasti terdapat kelebihan, begitupun sebaliknya. Tinggal kita saja yang harus selalu bersyukur.
Namun adakalanya kita melihat keatas, yaitu dalam hal kualitas diri. Fisik boleh tidak sempurna, hidup boleh tidak beruntung tapi jangan sampai dengan itu semua diri kita menjadi hina. Hal yang sebenarnya kita cari dalam hidup adalah arti hidup itu sendiri. Banyak sekali cerita kehidupan untuk kita berkaca diri, mengkaji rasa.
Tapi bagiku yang terpenting adalah cinta. Tanpa cinta kita tidak akan ada di dunia ini. Memang benar. Cinta yang membuat hidup ini damai dan indah. Cinta juga yang mengajarkan kita segala hal :). cinta itu adalah sesuatu yang bisa membuat kita tersenyum, dan membuat sejuta harapan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

coba

Hyy

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS