Menulis dan Teman
Q-time bareng setelah makan bakso kangen
Tak dapat
dipungkiri bahwa menulis adalah salah satu cara yang sangat ampuh untuk
mengusir kesepian. Dengan menulis aku merasa bagai berbicara langsung dengan
seeorang, entah siapa. Aku tak peduli ada yang mendengar atau membalas ceritaku
karna aku hanya ingin menuangkan seluruh isi fikiranku lewat tulisan. Dia
adalah teman bisuku. Berbeda dengan teman pada dunia nyata. Aku merasa ada
sesuatu yang entah mengapa enggan tuk aku sampaikan pada orang lain, yaitu
masalah dan kesedihan. Aku merasa senang bila membuat orang lain tertawa,
bahkan tidak memikirkan masalahnya. Akupun demikian. Lain halnya saat sendiri.
Aku benar-benar bingung harus berbuat apa, tapi aku membenci keramaian. Jadi,
menulis merupakan salah satu alternatif bijak.

Berbicara teman,
akankah kita tahu lebih dalam makna teman? Mungkin orang yang hanya kita kenal
sepintas bisa disebut teman, tapi bagaimana dengan sahabat? Menurutku sahabat
itu ketika kita tanpa malu memperlihatkan kebodohan di depan mereka, tertawa
lepas, lupa akan semua masalah, dan hal lain yang menurutku menyenangkan J.
Awal masuk kampus aku kira tidak akan mendapat teman yang bisa menerima apa adanya, ternyata aku salah. justeru disini mereka semua welcome dan gesrek semua. hahahaha... emang bener sih kalo ada yang bilang anak PTIK otaknya gesrek semua. gimana enggak? kebanyakan Mahasiswanya cowo (nggak juga sii) tapi emang gokil semua.. Baguslah. :D. sebenernya banyaksih tingkah mereka yang bikin ngakak, susah buat diceritain satu per satu. ntar aja lah kalo lagi ada waktu luang.
Intinya mah serulah. kali-kali jangan mikirin kodingan mele, melelahkan. mending streaming or kenyang donload di PUSTIKOM. wkwkwkwk.... makasih buat Dosen2 yang baik :*
foto setelah uas LIP :v
PTIK 2015











